PT. Torishima Guna Indonesia sebagai produsen pompa sentrifugal di Indonesia telah menerapkan beberapa standar management system yang terintegrasi, diantaranya dari sisi Kualitas (QMS) yang menerapkan ISO 9001:2015, dari sisi Lingkungan / EMS menerapkan ISO 14001:2015, dan juga yang terbaru yaitu penerapan dari sisi K3 / OHSMS dengan ISO 45001:2018, yang pada tahun 2019 telah diterapkan sebagai upgrade dari OHSAS 18001 selaku satu – satunya standar SMK3 yang berlaku secara International.

Pada prinsipnya ada perbedaan mendasar antara ISO 45001 dengan OHSAS 18001. yaitu secara struktur sistem ISO 45001 bertujuan untuk memfasilitasi proses implementasi dan integrasi beberapa sistem manajemen lainnya sehingga dapat dipadukan secara efisien dan sistematis. Kemudian ada Konteks Organisasi yang mempertimbangkan aspek K3 sebagai dampak tidak hanya pekerja namun juga masyarakat yang lebih luas yaitu komunitas di sekitarnya.ISO 45001 menuntut penggabungan dari aspek kesehatan dan keselamatan kerja dalam keseluruhan sistem manajemen organisasi, dengan demikian mendorong top manajemen dan departemen lainnya selain departemen K3, untuk memiliki peran kepemimpinan yang kuat terhadap sistem manajemen K3. ISO 45001 juga mempersyaratkan organisasi untuk memperhitungkan bagaimana pemasok dan kontraktor mengelola resikonya.

Pada Bulan Mei 2021, PT. Torishima Guna Indonesia telah melaksanakan Audit Surveillance ISO 45001:2018. Diantara hal – hal prinsip yang harus diperhatikan adalah Organisasi wajib mengidentifikasi dan mengetahui isu – isu terkait yang melibatkan K3 sebagai dampak dari keutuhan bisnis dan menjadi dasar continous improvement yang akan diterapkan. Organisasi juga wajib mematuhi peraturan yang berlaku terkait K3 baik peraturan skala Negara maupun skala pemerintah kota, misalkan melakukan secara pemantauan area kerja secara berkala dalam aspek fisika, kimia, dan biologi. Pemantauan kebisingan, pencahayaan, ISBB, dan getaran. Melakukan sertifikasi terhadap operator dan equipment produksi maupun utility seperti sertifikasi Crane dalam bentuk SILO (Surat Izin Laik Operasi) dan Operator yang menggunakan Crane tersebut dalam bentuk SIO (Surat Izin Operator).

PT. Torishima Guna Indonesia sebagai Pabrik Manufaktur yang melibatkan proses bubut / machining memiliki bermacam mesin bubut, untuk itu wajib juga dilakukan sertifikasi PTP (Pesawat Tenaga Produksi)

Sebagai supporting pengangkutan material kami juga menggunakan Forklift untuk mempermudah mobilisasi material dan kami berkomitmen untuk melatih pengguna / driver forklift yang telah disertifikasi sebelum menggunakannya.

ISO 45001 melakukan pendekatan mengenai keselamatan & kesehatan kerja secara sistematis dan komprehensif. Hal ini menjadi jawaban dari pertanyaan tentang bagaimana mencegah kecelakaan kerja terjadi terus-menerus. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Adalah Hal Penting dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama. Sebagai bentuk komitmen manajemen terhadap penerapan ISO 45001:2018, kami melaksanakan Management Review tahunan terhadap semua aspek kepentingan bisnis beserta resiko dan peluangnya yang terintegrasi dengan sistem K3 & Lingkungan.